-->

Ads 720 x 90

KUMPULAN PERIBAHASA, MOTIVASI DAN SEMBOYAN DALAM BAHASA JAWA

    "Adhang-adhang tètèsé embun" - Berharap datangnya sesuatu walau sedikit dan tak pasti
    "Adigang,adigung,adiguna" - Merasa paling kuat, merasa paling agung, merasa paling penting
    "Ajining diri dumunung ana ing lathi, ajining raga ana ing busana" - Nilai diri terletak di mulut, nilai fisik terletak pada pakaian
    "Alon-alon waton kelakon" - Pelan-pelan saja asal berhasil
    "Anak polah bapa kepradah." Tingkah pola anak, orang tua ikut menanggung akibatnya
    "Aja dumeh wong gedhe" - Jangan mentang-mentang jadi pembesar
    "Aja goleh wah, mengko dadi owah." Jangan melakukan suatu pekerjaan dengan didasari dengan niat mencari perhatian orang atau mendapatkan pujian melainkan lakukanlah dengan niat baik dan ketulusan.
    "Aji godhong garing" - Sangat tidak berharga bagai daun yang telag rontok
    "Ambeg parama arta." Gear memberi/dermawan sebagai penguasa
    "Ana catur mungkur." Ada adu mulut/ pertentangan selalu dihindari
    "Ana dina, ana upa." Ada hari ada rezeki
    "Ana daulate ora ana begjane" Akan mendapatkan keberuntungan tetapi tidak jadi mendapatkannya.
    "Anggenthong umos" Sifat seseorang yang tidak dapat menyimpan rahasia
    "Angon mangsa." Melihat waktu yang tepat untuk bertindak
    "Angon ulat mgumbar tangan" Tingkah laku seorang pencuri ketika mengawasi keadaan. Jika ramai diam, jika sepi bertindak.
    "Arep jemuré emoh watangé" Ingin enak tapi tidak mau susahnya
    "Asu belang kalung wang Orang miskin tapi memiliki kekayaan berlimpah
    "Asu gedhe menang kerahe." Pangkat tinggi, pasti lebih menang dalam berperkara
    "Asu marani gebuk" Mendatangi mara bahaya
    "Asu rebutan balung." Berdebat hal yang sepele tak ada yang mau mengalah
    "Ati béngkong olèh oncong."

B

    "Becik ketitik ala ketara." Berbuat baik maupun buruk akhirnya akan terlihat juga
    "Bibit, bebet, bobot." Keturunan/Genetas, lingkungan, ilmu/SDM
    "Bandha titipan, nyawa gadhuhan, pangkat sampiran." tidak ada yang abadi dalam diri kita

C

    "crah agawe bubrah." bercerai kita runtuh
    "criwas cawis."
    "cebol ngayuh lintang ." Mengharapkan Sesuatu Yang tidak Pasti

D

    "Diwehi ati ngrogoh rempela." Diberi kebaikan, menuntut pemberian lebih
    "Dhemit ora ndulit, setan ora doyan." Lepas dari mara bahaya
    "Dhuwur wekasane, endhek wiwitane." akhirnya mulia, yang semula sederhana
    "Diobong gak kobong, disiram gak teles." diapa-apakan tetapi tetap tidak mempan (tidak berpengaruh)

E

    "Entèk Amèk Kurang Golèk." Habis-habisan, tidak ada yang tersisa
    "Ileng Lan Waspodo." selalu ingat dan waspada

G

    "Gupak Pulut ora mangan nangkane." lelah karena pekerjaan tapi tidak mendapat hasilnya
    "Gusti Allah ora sare." Tuhan tak pernah tidur" (jadi segala perbuatan kita dan semua yang terjadi di dunia ini tak pernah luput dari pengamatan Yang Maha Kuasa)
    "Galing kangkung isine bumbung wang tapake manuk mabur."
    "Golek banyu apikul warih, golek geni adedamar." Mencari air berbekal sepikul air, mencari api berbekal pelita.

I

    "Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri andayani." Di depan menjadi contoh, di tengah membimbing, di belakang mendukung
    "Iso nembang, ra iso nyuling, Iso nyawang ra iso nyanding." Hanya bisa mengagumi seseorang tapi tidak bisa bersama

J

    "Jamur ing mangsa katiga." sesuatu yang mustahil atau sangat langka terjadi.
    "Jer basuki mawa beya." semua keberhasilan dan kesuksesan itu membutuhkan pengorbanan.
    "Jalukan ora wewehan." mau meminta tetapi tidak mau memberi

K

    "Kakehan gludhug, kurang udan." banyak bicara tanpa kenyataan
    "Kebo kabotan sungu." lupa daratan
    "Kebo nusu gudel." orang tua yang menurut pada anaknya
    "Kegedhen empyak kurang cagak." banyak pengeluaran kurang penghasilan
    "Krido lumahing asto." mengemis, kerja dengan menjulurkan telapak tangan.
    "Kutuk marani sunduk." Mendekati mara bahaya
    "Kaya banyu karo lenga." Tidak pernah rukun

M

    "Manunggaling kawula gusti." Sang Pencipta adalah tempat kembali semua makhluk dan dengan kembali kepada Tuhannya, manusia telah bersatu dengan Tuhannya.
    "Mikul dhuwur, mendhem jero." Menjunjung tinggi kebaikan orang tua dan merahasiakan keburukannya
    "Mulat sarira angrasa wani, rumangsa melu andarbeni, wajib melu angrukebi."
    "Mangan ora mangan ngumpul." Tetap bersatu walaupun dalam kemiskinan
    "Mati siji mati kabeh." Semua yang terlibat harus menanggung akibatnya
    "Mimi lan mintuno." sepasang kekasih yang saling mencintai dalam cerita dunia barat seperti romeo & juliet"
    "Memayu hayuning bawana."memperindah alam

N

    "Nglurug tanpa bala, menang tanpa ngasorake." Menyerang tanpa membawa pasukan, menang tanpa merendahkan lawan yang sudah dikalahkan.
    "Ngrusak pager ayu." Mengambil istri orang.
    "Nguyahi banyu segara." Melakukan hal yang sia-sia.
    "Nabok nyilih tangan." Memanfaatkan orang untuk melakukan sesuatu.
    "Ngono ya ngono ning aja ngono." Kita boleh saja berperilaku sekehendak kita, tetapi jangan sampai berlebihan.
    "Ngalah, ngalih, ngamuk." Mengalah dahulu, terus menghindari masalah, bila tidak bisa baru dihadapi dengan kekerasan
    "Ngelmu iku kelakone kanthi laku."I lmu itu bisa terwujud dengan cara dilakukan (belajar)."

O

    "Obah mamah, ana dina ana upa." selama masih mau usaha dan ada kesempatan pasti ada rizqi
    "Ora ganja ora unus."
    "Ojo rumongso biso, nanging kudu biso rumongso" - Jangan merasa bisa melakukan pekerjaan tapi sebenarnya tidak mampu
    "Ojo Nganti Keris Ono Ing Ngarep." - Jangan sampai keris dipindah di depan (jangan sampai saya menyatakan perang), dalam budaya jawa keris diletakkan di belakang pada masa damai dan keris akan diletakkan di depan jika dalam keadaan perang.

P

    "Pager mangan tandhuran" - Bertugas menjaga malah merusak yang dijaga

R

    "Rawe-rawe rantas malang-malang putung" - Maju tak gentar membela yang benar
    "Rukun agawe santosa." bersatu kita teguh

S

    "Sadawa-dawane lurung."
    "Sadumuk bathuk senyari bumi" - Walau sejengkal tanah (air) harus kita pertahankan
    "Sabejo bejone wong lali isih bejo wong kang eling lan waspada" - semujur-mujurnya orang lupa akan masih beruntung orang yang selalu ingat dan waspada

    "Sapa salah seleh" - Orang yang berbuat kesalahan pada akhirnya akan kalah juga
    "Sapa sira sapa ingsun" (Indonesia: "siapa Anda, siapa saya") - Janganlah menggurui atau memerintah seseorang tanpa mengetahui tempatnya sendiri.
    "Sepi ing pamrih rame ing gawe" - Bekerja dan berkarya tanpa memikirkan imbalan (atau lebih tepat, imbalan akan mengikuti dengan sendirinya)
    "Seteng dadi gendting, sawu dadi awu."
    "Sing temen bakal tinemu." Orang yang bersungguh -sungguh akan mencapai tujuannya dengan mudah
    "Sugih tanpa bandha, digdaya tanpa aji, nglurug tanpa bala, menang tanpa ngasorake" - Kaya tanpa memiliki harta, kuat tanpa senjata, mendatangi tanpa pasukan, meraih kemenangan tanpa mempermalukan
    "Sura dira jayaningrat lebur dening pangestuti" - Sesuatu angkara murka akan hancur oleh kebaikan
    "Surga manut neroko katut" - Kehidupan kelak seorang istri ditentukan dari baik-buruknya agama suaminya

T

    "Tamba teka, lara lunga" - Semua penyakit ada obatnya (yang mungkin saat ini belum diketemukan)
    "Tuna satak bathi sanak" - Walau mendapat untung sedikit tapi mendapat relasi
    "Sapa nandur bakal ngunduh" - siapa menanam akan menuai (apapun yang kita perbuat akan ada hasilnya sesuai dengan yang kita perbuat
    "Sapa nandur bakal ngunduh" - siapa menanam akan menuai (apapun yang kita perbuat akan ada hasilnya sesuai dengan yang kita perbuat
    "Titikane wong putus ing ngelmu, basa kang bisa gawe tentrem lan bungahing liyan" - Orang yang menguasai ilmu pengetahuan, memiliki tata bahasa yang bisa membuat orang lain senang

U

    "Ubaya saksi."
    "Ubut saksi."
    "Udan gemblong omahe wong, udan gaplek omahe dhewe, meksa luwih becik ing omahe dhewe."
    "Ulah semu."
    "Ujaring wong pepasaran."
    "Ula marani gepuk." mendekati mara-bahaya
    "Ulangan cumbon."
    "Ulat madhep ati arep."
    "Ula-ula dawa."
    "Undhaking pawarta sudaning kiriman."
    "Undhaking pawarta sudaning titipan."
    "Undha usuk."
    "Ungak-ungak pager arang."
    "Unjal angempan."
    "Upaya prabeda."
    "Upaya saksi."
    "Urik klelet candu tike."
    "Urun rembug." ikut memberi saran

    "Urun wudhu."
    "Usung-usung lumbung."
    "Utange nurut wulu."
    "Utang lara nyaur lara, utang pati nyaur pati."
    "Utang nyaur, nyilih ambalekake."
    "Uwot gedebog."
    "Uyah kecemplung segara." melakukan sesuatu yang tiada guna

W

    "Witing tresna jalaran saka kulina." dapat jatuh cinta, dikarenakan terbiasa besama
    "Wani silit, wedi rai." ia hanya berani jika orang yang di anggap musuh sedang tidak ada
    "Wani ngalah, luhur wekasane." terkadang mengalah itu lebih baik, untuk kepentingan bersama
    "Wiro yudho wicaksono" satria yang berani berperang membela kebenaran dengan didasari kebijaksanaan

Y

    Yen wedi aja wani-wani, yen wani aja wedi-wedi." Jadi orang harus tegas, jangan ragu-ragu
    Yen wedi ing kewuh, sabarang tan ana kang dadi." Bila selalu ragu-ragu, semuanya akan gagal
Semoga artikel KUMPULAN PERIBAHASA, MOTIVASI DAN SEMBOYAN DALAM BAHASA JAWA bisa menambah wawasan bagi sobat mbudayajawa yang mampir kesini, kalau sobat mbudaya jawa mempunyai cerita tentang tradisi, kesenian, budaya yang terdapat di daerah sobat mbudayajawa bisa langsung di kirimkan ke mengenalbudayajawa@gmail.com

Jangan lupa klik tombol di bawah ini untuk share ke teman-teman dan bersama kita lestarikan budaya kita sendiri agar tidak hilang oleh jaman.

Related Posts

1 komentar

Posting Komentar

- Tuangkan saran maupun kritik dan jangan meninggalkan Spam.
- Berkomentarlah dengan bijak sesuai dengan konten yang tersedia.
- Tidak Boleh Promosi

Subscribe Our Newsletter